PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Pada Senin (28/3/2022), Dinas Sosial Kaltim menghadiri rapat evaluasi kinerja yang diinisiasi oleh Komisi IV DPRD Kaltim.
Komisi IV sebelumnya memberikan catatan terkait proses verifikasi data penerima santunan korban Covid-19.
Terkait hal itu, Sekretaris Dinsos Kaltim, Muhammad Yusuf mengakui dari target 5000 orang penerima bantuan, pada 2021 kemarin pihaknya hanya menyalurkan kepada 4.226 orang.
“Evaluasi bantuan sosial yang dilaksanakan Dinas Sosial Kaltim, yang kami berikan bantuan sekitar 4.226 orang penerima bantuan, dari yang disiapkan 5000 kuota,” ucap Yusuf, Senin (28/3/2022).
Dinsos Kaltim menjelaskan total telah menyalurkan santunan Covid-19 dengan anggaran sekitar Rp42,2 miliar rupiah.
Belum diketahui, apakah bantuan santunan korban Covid-19 ini akan dilanjutkan di 2022 atau tidak.
Yusuf mengaku pihaknya masih menunggu kebijakan dari Gubernur Kaltim.
“Untuk program tahun ini, nanti kami menunggu bagaimana kebijakan Pak Gubernur nantinya. Kapan mulai berjalan, kami menunggu dulu usulan kabupaten/kota,” ujarnya.
“Nanti lah ada mekanismenya lewat pergub dulu,” lanjutnya.
Jika dilanjutkan, pihaknya akan mengevaluasi kembali jumlah penerima santunan.
Melihat perekonomian yang membaik, tidak menutup kemungkinan jumlah penerima bansos akan meningkat.
“Tahun ini, karena kami melihat ekonomi sudah agak membaik, tentu akan kami evaluasi jumlah kemarin,” tegasnya.
“Anggaran menggunakan dana BTT, tidak terpaku pada anggaran murni,” pungkasnya. (Advertorial)