PUBLIKKALTIM.COM – Kondisi kantor Kelurahan Selili dan Kelurahan Sidodamai jadi sorotan dari DPRD Samarinda.
Sekretaris DPRD Samarinda Komisi IV, Deni Hakim Anwar menilai kedua kantor tersebut sangat memprihatinkan.
Hal itu disampaikan Deni, sapaan akrabnya, usai menghadiri langsung Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 di Kecamatan Samarinda Ilir, Kamis (2/02/2023) kemarin.
“Ada dua kantor kelurahan yang harus menjadi skala prioritas. Pertama kantor Kelurahan Selili dan kedua kantor Kelurahan Sidodamai,” ujarnya.
Deni menilai kondisi kedua kantor tersebut sudah tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan.
Bangunan kantor Kelurahan Selili Kondisinya sudah retak dan banyak kebocoran saat hujan.
Sedangkan kantor Kelurahan Sidodamai kerap kebanjiran hingga ketinggian satu meter.
“Kantor kelurahan Selili banyaknya kebocoran dan retak dari bangunan. Sedangkan Kelurahan Sidodamai itu kerap banjir dengan ketinggian sepinggang” katanya.
Dalam musrenbang itu, kata dia, akan dibangun dua kantor baru dan ditargetkan rampung pada 2023 ini.
Untuk itu, Deni berharap usulan tersebut jadi skala prioritas sehingga pemberdayaan masyarakat di daerah tersebut berjalan maksimal.
“Ini juga menjadi usulan saya dan kecamatan. Mudah-mudahan di musrembang kota kita ini bisa masuk usulan masuk prioritas kita,” pungkasnya. (Advertorial)