Indonesia Sempat Impor Cangkul hingga Peralatan Elektronik Rumah Tangga, Jokowi Mengaku Sedih dan Heran

oleh -
oleh
Presiden Jokowi/merdeka.com

PUBLIKKALTIM.COM – Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekesalannya karena masih maraknya barang impor untuk pengadaan barang dan jasa pemerintahan.

Sebagaimana diketahui, Indonesia masih mengimpor berbagai peralatan elektronik rumah tangga, sepatu, juga garmen, mainan anak-anak hingga alat tulis perkantoran.

Alat mesin pertanian juga masih diimpor.

Soal impor alat mesin pertanian ini pernah heboh beberapa tahun lalu.

Presiden Jokowi marah besar pada saat itu Indonesia ternyata masih mengimpor cangkul dari China.

Seolah terulang, pekan lalu Presiden Joko Widodo pun mengungkap kekesalannya di hadapan para gubernur, bupati, dan walikota.

Jokowi mengaku sedih dan heran, apalagi dengan besarnya anggaran pengadaan barang dan jasa.

Menurutnya seandainya pengadaan barang dan jasa pemerintahan secara konsisten membeli produk buatan industri dan UKM dalam negeri, akan memacu pertumbuhan ekonomi.

BERITA LAINNYA :  Akademisi Unmul Samarinda Tanggapi Klaim Jokowi Soal UU Cipataker Bakal Dukung Cegah-Berantas Korupsi

“Kok enggak kita lakukan, bodoh sekali kita kalau enggak melakukan ini. Malah beli barang-barang impor, mau kita terus-teruskan, ndak. Ndak bisa,” ujar Jokowi saat memberi arahan dalam acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (25/3/2022).

Sebagai Informasi, BPS mencatat Januari-Agustus 2019, impor cangkul/garpu cangkul mencapai US$ 93.155, dengan volume 210.575 Kg.

Impor cangkul sepanjang Januari-September 2019 senilai US$ 101,69 ribu dengan total berat 268,2 ton, alias tak ada kenaikan yang signifikan. (*)

1.009 Tayangan