Masuk Musim Hujan, DPRD Samarinda Imbau Warga Waspadai DBD

oleh -
oleh
Ilustrasi anak terkena penyakit malaria akibat gigitan nyamuk/HO

PUBLIKKALTIM.COM  – Demam berdarah atau DBD adalah infeksi virus yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk.

Demam berdarah biasanya ditemukan di wilayah dengan iklim tropis dan sub-tropis, juga kebanyakan di daerah perkotaan hingga semi perkotaan.

Guna mencegah penyakit tersebut,  DPRD Samarinda imbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Pasalnya, pengalihan musim penghujan seperti saat ini, kerap menyebabkan masyarakat rentan terserang  penyakit DBD.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmad Sopian.

“Ini masuk musim hujan jadi DBD patut untuk diwaspadai,” ujar Sopian.

Menurutnya ada beberapa langkah antisipasi untuk mencegah DBD, di antaranya adalah pemberantasan sarang nyamuk.

“Paling tidak harus ada antisipasi sebelum penyakit DBD menyebar,” jelasnya.

BERITA LAINNYA :  Dukung Penggunaan Mobil Listrik di Indonesia, Dewan Samarinda: Harus Buatan Anak Bangsa, Bukan Import

Upaya lain yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan serta pengendalian peningkatan DBD adalah menggalakkan kembali kegiatan pembersihan lingkungan tempat tinggal.

Pemerintah juga perlu lebih giat dalam sosialisasi penyakit DBD.

“Sosialisasi hidup sehat juga penting dilakukan secara masif, pemerintah perlu gencar kampanye pengendalian DBD bagi masyarakat di kediaman masing-masing,” pungkasnya. (advertorial)