Paripurna Istimewa HUT Kaltim ke-66, Isran Noor Sampaikan Sejumlah Perkembangan Daerah

oleh -
oleh
Gubernur Kaltim, Isran Noor

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – DPRD Kaltim gelar agenda paripurna istimewa HUT ke-66 Kaltim, pada Kamis (5/1/2023).

Di paripurna tersebut turut hadir Gubernur Kaltim, Isran Noor. Dalam kesempata itu, Isran Noor menyampaikan sejumlah perkembangan daerah.

“Kita patut bersyukur, tahun ini usia Provinsi Kaltim bertambah menjadi 66 tahun. Usia yang sangat matang yang sudah menampakkan banyak kemajuan dan prestasi yang membanggakan,” kata Isran Noor, Kamis (5/1/2023).

Menurut Isran, Kaltim mampu bertahan dari gelombang Pandemi Covid-19 selama dua tahun.

Kaltim mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) 77,44 atau naik 0,56 poin dibanding IPM 2021 sebesar 76.88 atau berada di peringkat ketiga nasional.

“Termasuk mampu menekan inflasi dan menaikkan pertumbuhan ekonomi hingga 3,11 persen, meningkatkan ekspor dan investasi,” sebutnya.

“Serta menaikkan penghasilan pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor dan lain-lainnya, sehingga APBD Kaltim tahun 2023 mencapai angka fantastis Rp17,2 triliun dan dengan total APBD-P 2023 diprediksi bisa mencapai Rp20 triliun,” lanjutnya.

BERITA LAINNYA :  Usai Gelar Uji Publik Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila, DPRD Kaltim: Semoga Bisa Lahirkan Aturan yang Implementatif 

Pada APBD 2023, Kaltim akan berupaya melakukan peningkatan kesejahteraan rakyat, utamanya dalam upaya mengentaskan kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan dan masalah sosial.

“Pemberian Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) yang rata-rata lebih Rp150 miliar pertahun, dan pada tahun 2022 ditambah dua kali lipat atau lebih Rp300 miliar untuk kurang lebih seribu penerima,” tegasnya.

Sementara itu, Hasanuddin Masud, Ketua DPRD Kaltim, memberikan apresiasi kepada Pemprov Kaltim.

“Alhamdullilah Pemprov Kaltim mempunyai pencapaian-pencapaian yang patut diapresiasi. Kita mendapatkan APBD tertinggi senilai Rp17,2 triliun,” ungkapnya.

“Kita juga mencapatkan nilai ekspor tertinggi kedua setelah Jawa Barat. Ini patut kita apresiasi,” pungkasnya. (*)

1.080 Tayangan