PUBLIKKALTIM.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menjadi salah satu tokoh yang mengisi posisi menteri pada reshuffle Kabinet Indonesia Maju kali ini.
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto dan Ketua DPP PAN Bima Arya, mengonfirmasi bahwa ketua umumnya itu dipanggil ke istana pada Selasa maghrib, 14 Juni 2022.
Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menduga kemungkinan ketua umumnya diminta membantu Presiden Jokowi di kabinet sebagai Menteri Perdagangan.
“Kalau saya diminta menebak, Mendag. Mudah-mudahan tebakannya pas,” kata Eddy lewat pesan singkat.
Rekam Jejak Zulkifli Hasan
Zulkifli Hasan dikenal sebagai tokoh sukses baik di bidang politik maupun wirausaha.
Semasa kecil di Penengahan, Lampung Selatan, pria yang akrab disapa Bang Zul ini sudah bekerja keras dengan berjualan telur untuk membantu perekonomian keluarga.
Setelah lulus dari Sekolah Dasar di usianya yang menginjak 13 tahun, Ia lalu didaftarkan oleh ayahnya ke lembaga Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN).
Tampaknya, hal tersebut bukan keinginan Zulkifli Hasan.
Zulkifli lantas meninggalkan kampung halamannya dan merantau ke Jakarta dan bersekolah di SMA Negeri 53 Jakarta.
Setelah selesai, dia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (Unkris).
Ia kemudian lulus pada 1996 dan mendapatkan pekerjaan di beberapa lembaga.
Ia lalu terjun ke dunia politik dan bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan pernah menjadi Ketua Lembaga Buruh Tani dan Nelayan PWM DKI pada tahun 2000.
Dalam perjalanan karier politiknya, Zulkifli Hasan sempat menduduki beberapa posisi struktural, seperti Ketua Departemen Logistik DPP PAN tahun 2000-2005, Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI tahun 2004-2009, Sekjen Dewan Pimpinan PAN Pusat tahun 2005-2010, hingga menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada 2009-2014.
Setelah turun dari jabatan menterinya, Zulkifli Hasan menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 2014-2019.
Hingga akhirnya, saat ini dia menjabat Wakil Ketua MPR RI dan juga Ketua Umum PAN keempat. (*)