Andi Harun Ajak Mahasiswa KAMMI Terlibat Aktif Kawal Pembangunan Daerah

oleh -
oleh
Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima audiensi pengurus KAMMI Samarinda di Anjungan Karangmumus, Senin (27/4/2026)/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima audiensi pengurus KAMMI Samarinda di Anjungan Karangmumus, Senin (27/4/2026) sore.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka, mencerminkan komunikasi yang setara antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Andi Harun didampingi Kepala Dinas Kesehatan  Samarinda dr. Ismed Kusasih, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparudin, serta anggota TWAP Amir Husin.

Mereka menyambut langsung rombongan KAMMI yang dipimpin Ketua Umum PD KAMMI Samarinda, Hari Setyo Nugroho.

KAMMI Sampaikan Apresiasi atas Pembangunan Kota

Hari Setyo Nugroho memperkenalkan jajaran kepengurusan KAMMI sekaligus menyampaikan undangan pelantikan organisasi kepada Andi Harun.

Dalam dialog yang berkembang, KAMMI mengapresiasi berbagai capaian pembangunan di Samarinda yang dinilai semakin maju.

Ia menyoroti kebijakan pemerintah daerah terkait pelayanan BPJS Kesehatan yang menjangkau lebih dari 49.000 warga.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga mengaku bangga terhadap perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Samarinda yang dinilai signifikan.

Wali Kota Tegaskan Keterbukaan terhadap Kritik

Menanggapi hal tersebut, Andi Harun menyampaikan apresiasi atas pandangan dan dukungan yang diberikan KAMMI.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kota selalu membuka ruang dialog dengan mahasiswa sebagai mitra kritis dalam pembangunan daerah.

BERITA LAINNYA :  Bisnis Lendir Tumbuh Subur di Samarinda,  15 Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Andi Harun menekankan bahwa kritik, saran, dan masukan dari mahasiswa sangat penting untuk memperbaiki kebijakan publik.

Ia meminta mahasiswa tidak ragu menyampaikan pandangan secara langsung kepada pemerintah.

Fokus Efisiensi Anggaran dan Program Prioritas

Dalam dialog tersebut, Andi Harun juga menjelaskan strategi pembangunan di tengah keterbatasan fiskal akibat penyesuaian dana transfer ke daerah.

Ia menyebut pemerintah tetap menjalankan pembangunan dengan prinsip efisiensi anggaran.

Menurutnya, efisiensi bukan berarti memangkas program secara sembarangan, melainkan mengarahkan anggaran pada program prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pemkot Samarinda, lanjutnya, terus memastikan pembangunan tetap berjalan optimal meski menghadapi tantangan fiskal.

Pertemuan ini menegaskan komitmen Pemkot Samarinda dalam membangun komunikasi terbuka dengan generasi muda serta memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)