PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Kamis (7/4/2022), Pemprov Kaltim serahkan dokumen Jaminan Reklamasi (Jamrek) perusahaan pertambangan ke Kementerian ESDM.
Dengan diserahkannya seluruh dokumen jamrek ke pusat, nantinya pihak perusahaan tambang yang hendak mengajukan permintaan pembayaraan reklamasi langsung ke Kementerian ESDM.
Selain dokumen, Christianus Benny, Kapala Dinas ESDM Kaltim juga menyerahkan uang jaminan reklamasi ke pusat, senilai Rp2 triliun.
Diketahui, total ada 206 dokumen IUP di pemerintah provinsi, 371 dokumen IUP kabupaten/kota.
“Semua dokumen Jamrek perusahaan tambang di Kaltim yang berjumlah 206 IUP di propinsi dan 371 IUP dari kabupaten dan kota dengan total bilyet sekitar 2.189 bernilai Rp2 triliun sudah diserahkan ke Kementerian ESDM,” kata Christianus Benny, Kamis (7/4/2022).
Meski urusan pertambangan termasuk dana jamrek telah menjadi kewenangan pusat, Benny menegaskan pihaknya tetap akan terlibat dalam pemeriksaan lapangan.
“Meski urusan dana jamrek sudah ke Kementerian ESDM tetap akan membantu pemerintah pusat dalam pembinaan serta pemeriksaan lapangan,” tegasnya.
“Kalau yang direklamasi hanya 25 hektar dari 100 hektar areal tambangnya, maka dana yang mereka boleh ambil hanya 25 persen saja dari dana yang dijaminkan,” tutupnya. (Advertorial)