PUBLIKKALTIM.COM – Harapan warga dan para siswa untuk melihat kondisi SMP Negeri 24 Samarinda yang lebih layak hingga kini masih harus menunggu.
Di tengah kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, rencana revitalisasi sekolah tersebut belum juga terealisasi akibat keterbatasan kemampuan anggaran daerah.
Menanggapi hal tersebut, wakil ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengungkapkan usulan revitalisasi SMPN 24 telah berulang kali disampaikan dalam berbagai pembahasan pembangunan daerah.
Bahkan, sekolah tersebut secara konsisten masuk dalam daftar usulan yang didorong DPRD untuk mendapatkan perhatian pemerintah kota.
“SMPN 24 selalu kami usulkan dalam pembahasan pembangunan daerah,” Ungkap Puji sapaan karibnya. Selasa (16/6/2026).
Lebih lanjut, Puji menjelaskan dalam beberapa tahun terakhir pemerintah daerah lebih memfokuskan anggaran pendidikan untuk pembangunan sekolah baru maupun penambahan ruang belajar di sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Kondisi tersebut membuat revitalisasi SMPN 24 harus bersaing dengan berbagai program pendidikan lain yang juga dinilai mendesak.
“Kami terus mendorong agar sekolah ini mendapatkan perhatian, namun pada akhirnya seluruh program harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia,” Jelas Puji.
Untuk itu, politisi dari partai Demokrat tersebut berharap pemerintah kota (pemkot) dapat merumuskan langkah yang lebih konkret agar persoalan tersebut tidak terus berlarut.
“Pendidikan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap kondisi fiskal daerah ke depan semakin baik sehingga revitalisasi SMPN 24 bisa segera masuk prioritas dan direalisasikan demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal,” tutup Puji. (ADV)