Masyarakat Keluhkan Sistem Zonasi, Komisi IV DPRD Dorong Dinas Pendidikan Lakukan Persiapan PPDB 2023/2024

oleh -
oleh
Ilustrasi PPDB/ IST

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda menyampaikan keluhan masyarakat mengenai zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Anak-anak disebut sulit bersekolah di wilayahnya sendiri, karena melebihi kapasitas.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti.

Oleh sebab itu, Puji sapaan akrabnya, mendorong Dinas Pendidikan Samarinda mempersiapkan pelaksanaan PPDB tingkat SMP/MTS sederajat tahun ajaran 2023/2024 di Kota Samarinda.

“Kami banyak menerima keluhan masyarakat mengenai zonasi. Anak-anak sulit bersekolah di wilayahnya sendiri, karena melebihi kapasitas. Kalaupun di wilayah lain malah terbatas dengan zonasi,” ujarnya, Selasa, (1/11/2022).

Menurutnya ini akan menjadi masalah ke depannya.

Sebab, banyak sekali wilayah seperti di Samarinda Ulu, Kelurahan Jawa, daerah pemuda dan daerah Temindung yang tidak memiliki SMP Negeri.

BERITA LAINNYA :  PTM Resmi Digelar di Samarinda, Anggota Dewan Dorong UKS Bisa Terintegrasi dengan Puskesmas

“Yang perlu dipikirkan bagaimana pemerintah kota bisa membangun SMP Negeri untuk memudahkan akses layanan pendidikan kepada anak-anak Samarinda,” ungkapnya.

Ia juga meminta Pemkot memperjelas mengenai aset. Di mana masih banyak sekolah belum memiliki kejelasan soal aset.

“Setidaknya bentuk perhatian dari pemerintah adalah memberikan sebagian asetnya yang kemudian di pergunakan untuk sarana prasarana pendidikan. Soalnya masih banyak sekolah numpang pada gedung lain,” pungkasnya. (Advertorial)

1.007 Tayangan