PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Kabar mengenai penyelenggaraan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih simpang siur dan menjadi banyak pembicaraan di masyarakat, tak terkecuali di Kalimantan Timur.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim mengungkapkan bahwa tahun 2019 ini, Pemprov memang berencana membuka pendaftaran seleksi tersebut di akhir Oktober.
Kepala BKD Kaltim, Ardiningsih, mengaku belum menerima jumlah formasi kebutuhan yang disetujui melalui keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Kami belum terima hasil formasi,” kata Ardiningsih di Samarinda, Senin (21/10/2019).
Saat ini pihaknya tengah menghitung ASN yang dibutuhkan dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membutuhkan sembari menunggu jadwal resmi dari Kemenpan RB. Setelah itu BKD akan berkoordinasi dengan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) terkait teknis registrasi.
“Kalau udah terima formasi biasanya kita diundang untuk bimbingan teknis (Bimtek) membahas tentang bagaimana melaksanakan tahapan seleksi,” ucap Ardiningsih.
Namun demikian, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi akan dilakukan di tahun 2020 mendatang.
“Kemungkinan pelaksanaan di tahun 2020, untuk tahun ini tahapnya penerimaan seleksi administrasi dulu. Sebelum penerimaan berkas, kami pasti adakan bimtek supaya tidak ada kekeliruan,” ungkapnya.
Informasi yang didapat, untuk jumlah yang diajukan oleh BKD Kaltim sebanyak seribu formasi dengan pengajuan tenaga dibidang pendidikan dan kesehatan adalah yang paling banyak diusulkan. Ia juga menyatakan akan mengusulkan jumlah berlipat dari total kebutuhan yang akan menempati formasi tersebut. (*)