DPKH Kaltim Kembangkan Program Mini Ranch, Ketersediaan Lahan Jadi Usulan

oleh -
oleh
Ilustrasi peternakan sapi

PUBLIKKALTIM.COM – Program Mini Ranch terus dikembangkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan(DPKH) Kaltim.

Program ini juga terut mendapatkan dukungan dari lembaga legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.

Dukungan ini dalam hal kebijakan melalui penerbitan peraturan daerah (perda) terkait ketersediaan lahan peternakan turut mendorong program ini.

“Tadi sudah disampaikan Kepala Dinas Peternakan kepada DPRD. Mumpung ini masa pembahasan RTRW Provinsi Kaltim yang baru,” kata Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi saat Expo Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2022, Rabu 28 September 2022.

Lanjut Riza mengatakan, usulan ketersediaan lahan khusus subsektor peternakan oleh Dinas PKH ke DPRD Kaltim sangat strategis.

Mengingat hingga saat ini seluruh subsektor bidang pertanian dalam arti luas, dipastikan memiliki kawasan khusus yang secara sah diakui dalam peraturan, kecuali subsektor peternakan.

Dan yang terjadi selama ini ungkap Riza, kegiatan peternakan bukan lahan khusus ternak tetapi memanfaatkan lahan-lahan atau kawasan pertanian tanaman pangan, kebun-kebun masyarakat, perkebunan sawit dan eks lahan tambang batu bara maupun kawasan lainnya.

BERITA LAINNYA :  Gelar Liga Futsal Antar Instansi di HUT Korpri 2024, Dispora Kaltim: Pererat Hubungan Kerja

Akibat keterbatasan lahan ini, produksi ternak Kaltim masih sedikit.

Riza mengatakan melalui pembahasan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kaltim baru oleh DPRD Kaltim saat ini, maka Pemerintah Provinsi Kaltim minta dialokasikan lahan khusus peternakan dalam Perda Tata Ruang Wilayah Provinsi Kaltim nantinya.

“Jadi Pak Ketua Komisi II, nantinya tidak lagi mini ranch-mini ranch, tapi kita akan kembangkan big ranch bahkan giant ranch,” pungkasnya. (ADV/ KOMINFO KALTIM).