PUBLIKKALTIM.COM – Indonesia kembali menambah cadangan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional setelah PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton LPG dari Amerika Serikat.
Pasokan tersebut diharapkan menjaga stabilitas ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi dinamika pasar energi global.
Muatan LPG itu diangkut menggunakan kapal Armada Pertamina Gas 1 (PG1). Volume yang dibawa setara dengan sekitar 15,2 juta tabung LPG 3 kilogram yang akan memperkuat stok nasional.
Pertamina Datangkan LPG dari Texas untuk Perkuat Pasokan
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan Pertamina Gas 1 berangkat dari Freeport, Texas, pada 29 Mei 2026. Kapal tersebut mengangkut sekitar 23 ribu metrik ton propane dan 22,8 ribu metrik ton butane menuju Indonesia.
Menurut Kitty, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan LPG nasional. Perusahaan mengelola seluruh rantai pasok secara terintegrasi, mulai dari pengadaan hingga distribusi.
“Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap mata rantai pasok, mulai dari pengadaan hingga distribusi, berjalan secara terintegrasi agar kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif tetap terpenuhi. Kedatangan Pertamina Gas 1 menjadi wujud nyata komitmen kami dalam memastikan pasokan LPG tetap tersedia secara aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Kitty dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).
Pasokan Dibagi ke Terminal Sekong dan Arun
Setibanya di Indonesia, Pertamina mengarahkan sekitar 26 ribu metrik ton LPG ke Terminal LPG Sekong, Banten. Sementara itu, sekitar 19,9 ribu metrik ton lainnya menuju Terminal LPG Arun, Aceh.
Kedua terminal tersebut akan menjadi titik penguatan stok sebelum Pertamina mendistribusikan LPG ke berbagai wilayah sesuai kebutuhan masyarakat dan sektor industri.
“Pasokan tersebut selanjutnya akan memperkuat stok nasional sebelum didistribusikan melalui jaringan infrastruktur Pertamina Patra Niaga sesuai kebutuhan guna menjaga keandalan pasokan LPG bagi masyarakat,” kata Kitty.
Logistik Terintegrasi Jaga Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga terus meningkatkan keandalan sistem logistik energi nasional. Perusahaan mengoptimalkan pengadaan, armada pengangkut, fasilitas terminal, dan jaringan distribusi agar pasokan LPG tetap lancar.
Melalui penguatan infrastruktur dan rantai pasok tersebut, Pertamina menargetkan ketersediaan LPG tetap aman di seluruh Indonesia. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan masyarakat memperoleh pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.
(Redaksi)