Usai Bertemu Kadis Pendidikan Bahas Insentif Tenaga Pendidik, Subandi: Pemkot Berhati-hati Mengambil Langkah

oleh -
oleh
Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi

PUBLIKKALTIM.COM – Insentif tenaga pendidik yang sempat berpolemik beberapa waktu belakangan ini, kini mulai temui titik terang.

Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi.

Politisi PKS ini menyebut Pemkot Samarinda membatalkan penghapusan insentif dan mengembalikannya seperti sebelumnya.

Diketahui, sebelumnya Subandi telah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin untuk membahas hal tersebut.

“Saya sudah bertemu dan dengan kepala dinas, sudah aman katanya, insentif tidak jadi dihapus,” ujar Subandi kepada awak media, Kamis (17/11/20222).

Lebih lanjut Subandi menjelaskan, dari awal Pemkot Samarinda tidak ada niat sama sekali untuk menghapus insentif guru di Samarinda, hanya saja Pemkot berhati-hati untuk mengambil langkah guna tidak berbenturan dengan aturan hukum.

“Sebab para guru yang sudah tersertifikasi selain menerima dana dari pusat, juga mendapat tambahan dari daerah, berdasarkan aturan yang ada, jangan sampai berbenturan karena guru menerima pendapatan dari sumber yang sama,” jelasnya.

BERITA LAINNYA :  Dua Peristiwa Kebakaran Melanda Samarinda Senin Pagi, Penyebabnya Masih dalam Tahap Penyelidikan

Subandi membeberkan, jika hasil dari berkonsultasi dengan kementerian dalam negri (kemendagri) ternyata diperbolehkan untuk melakukan pemberian insentif terhadap para guru penerima sertifikasi.

Meski demikian, pemberian insentif tersebut harus tetap dengan pertimbangan kemampuan keuangan daerah.

“Yang menjadi permasalahanya adalah seberapa besar kemampuan keuangan daerah yang sekarang kita miliki, beban pemerintah tidak hanya dalam sektor pendidikan saja akan tetapi masih banyak yang lain,” pungkasnya. (Adv)

1.032 Tayangan