PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Pada Rabu (28/10/2020), kebakaran salah satu ruangan di Gedung Dua Kantor DPRD Kaltim yang terletak di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang.
Ruangan yang terbakar diketahui terletak di ruangan yang biasa ditempati anggota Dewan Fraksi PPP.
Kepulan asap tebal pun memenuhi ruangan tersebut, beruntung api tidak menjalar ke ruangan lainnya.
Namun akibat dari musibah kebakaran ini, ruang yang berada di lantai satu tersebut menjadi porak poranda.
Awalnya kejadian sendiri diketahui dari salah seorang saksi, Mukti Ali, Staf Komisi II DPRD Kaltim yang datang ke gedung DPRD Kaltim sekitar pukul 07.55 WITA untuk bekerja.
Ia meminta pengaman dalam (Pamdal) Agus Marandeka, membukakan pintu gedung D.
“Saya lupa jika hari ini libur. Rencana mau kerja, pintu terkunci dan saya meminta Pamdal membuka pintu. Terlihat ada kepulan asap dari sela-sela pintu utama. Saat membuka pintu, kepulan asap langsung keluar dari pintu gedung utama tersebut,” ujarnya.
Ia meminta Agus mengecek dari mana asal kepulan asap tersebut. Kemudian, Agus masuk mengecek dengan memastikan asal kepulan asap tebal tersebut.
Akhirnya, diketahui bahwa asap berasal dari salah satu ruangan fraksi.
“Asap tebal diketahui berasal dari ruangan fraksi PPP yang terbakar,” ujarnya.
Agus Marandeka kemudian meminta dua bantuan pamdal lain yakni Andi Rizki Egi dan Andri Ramadani, yang kemudian Egi membawa Alat Pemadaman Api Ringan (APAR) sembari berusaha mencari sumber api dan memadamkannya.
Karena tak kuasa menahan kepulan asap tebal yang menyelimuti gedung dan ruangan fraksi, akhirnya keempat saksi meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran atau Disdamkar Samarinda.
“Asapnya tebal dan pekat jadi kami tak bisa memadamkan, sudah berusaha. Akhirnya Andri (Pamdal) memanggil pemadam kebakaran untuk memadamkan api, itu sekitar pukul 08.25 WITA,” ucap Mukti.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Humas Disdamkar Samarinda, Heri Suhendra mengemukakan, setelah mendapat laporan terkait musibah kebakaran ini, jajarannya segera meluncur guna memadamkan api.
“Saat mendapatkan laporan tersebut, unit kami di Posko III Disdamkar langsung menurunkan 3 unit, dengan dibantu relawan gabungan terdekat, langsung menuju TKP,” kata Heri Suhendra, Rabu (28/10/2020).
Ditanya mengenai berapa ruangan yang terbakar, Heri Suhendra menyebutkan, terdapat satu ruangan di Gedung Dua bagian belakang, lantai dasar.
Lebih lanjut, ia mencari penyebab pasti dari api yang membakar satu ruangan dewan fraksi PPP, namun pihaknya belum mengetahui pasti dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
“Kami belum tahu, penyebab pastinya masih diselidiki,” katanya. (advertorial)